JAKARTA - Awal tahun 2026 menjadi momentum istimewa bagi Robert Lewandowski bersama Barcelona.
Di tengah sorotan kemenangan penting Blaugrana atas rival sekota Espanyol, nama penyerang asal Polandia itu kembali mengemuka bukan hanya karena satu gol penentu, tetapi juga karena makna historis yang mengikutinya.
Gol yang dicetak di menit-menit akhir laga tersebut membawa Lewandowski semakin dekat ke jajaran elite legenda pencetak gol Barcelona sepanjang masa.
Barcelona membuka kalender pertandingan 2026 dengan hasil positif usai menundukkan Espanyol 2-0 dalam lanjutan pekan ke-18 Liga Spanyol 2025/2026. Dani Olmo lebih dulu membuka keunggulan sebelum Lewandowski memastikan kemenangan lewat gol keduanya.
Gol tersebut sekaligus memupus harapan Espanyol untuk bangkit di sisa laga dan mempertegas dominasi Barcelona dalam derby Catalunya tersebut.
Namun di balik tiga poin penting itu, ada catatan personal yang tak kalah bernilai. Tambahan satu gol membuat Lewandowski kini hanya berjarak 10 gol dari posisi elite 10 besar daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Barcelona.
Gol Krusial di Derby Catalunya
Dalam laga yang berlangsung di Stadion RCDE, Barcelona sempat menemui kesulitan menembus pertahanan Espanyol. Tuan rumah tampil disiplin dan mencoba memanfaatkan serangan balik untuk mengganggu lini belakang Blaugrana. Meski mendominasi penguasaan bola, Barcelona baru mampu memecah kebuntuan melalui Dani Olmo.
Ketika Espanyol mulai membuka permainan demi mengejar ketertinggalan, ruang di lini belakang mereka akhirnya dimanfaatkan Barcelona. Empat menit jelang akhir pertandingan, Robert Lewandowski mencatatkan namanya di papan skor. Gol tersebut tidak hanya menggandakan keunggulan Barcelona, tetapi juga menjadi penegas kualitas insting gol sang striker veteran.
Gol itu menjadi penutup sempurna bagi Barcelona sekaligus momen bersejarah bagi Lewandowski dalam perjalanannya bersama klub Catalan.
Gol ke-110 Bersama Barcelona
Berkat gol ke gawang Espanyol, koleksi gol Robert Lewandowski bersama Barcelona kini mencapai angka 110. Catatan tersebut membuatnya menyamai rekor Estanislao Basora dalam daftar pencetak gol sepanjang masa klub.
Dengan torehan tersebut, Lewandowski saat ini menempati posisi ke-12 dalam daftar top skor historis Barcelona. Sebuah pencapaian yang terbilang luar biasa, mengingat ia bergabung dengan klub pada fase akhir kariernya dibandingkan para legenda lain yang menghabiskan sebagian besar masa bermain di Camp Nou.
Kini, Lewandowski hanya membutuhkan tambahan 10 gol untuk menembus 10 besar dan menyamai catatan Josep Escola yang mengoleksi 120 gol bersama Barcelona.
Membayangi Nama-Nama Legendaris
Jika berhasil mencapai angka 120 gol, Lewandowski bukan hanya masuk 10 besar, tetapi juga akan melampaui salah satu legenda besar Barcelona, Hristo Stoichkov. Mantan penyerang asal Bulgaria tersebut mencatatkan 117 gol selama membela Blaugrana dan dikenal sebagai ikon kejayaan klub di era 1990-an.
Dengan produktivitas yang masih terjaga, peluang Lewandowski untuk melewati catatan Stoichkov terbuka lebar. Hal ini sekaligus menempatkannya sejajar dengan nama-nama besar lain yang telah lama menghiasi sejarah panjang Barcelona.
Perjalanan Lewandowski menjadi semakin menarik karena ia melakukannya di usia yang tidak lagi muda, yakni 37 tahun.
Peluang Naik Lebih Tinggi di Paruh Kedua Musim
Lewandowski bahkan berpeluang melangkah lebih jauh jika mampu menjalani paruh kedua musim dengan konsisten. Dengan total 120 gol, ia hanya terpaut dua gol dari Patrick Kluivert dan Carles Rexach yang berada di posisi delapan dan sembilan.
Dari titik 110 gol saat ini, Lewandowski membutuhkan tambahan 20 gol untuk melampaui Mariano Martin yang berada di peringkat ketujuh dengan 129 gol. Jumlah tersebut juga akan membuatnya menyamai catatan Samuel Eto’o dan Rivaldo yang mengoleksi 130 gol, masing-masing menempati posisi lima dan enam daftar pencetak gol terbanyak Barcelona.
Mencapai angka tersebut tentu bukan perkara mudah, terutama mengingat ketatnya kompetisi dan tuntutan fisik di usia senja. Namun, Lewandowski telah berulang kali membuktikan bahwa ia mampu menembus batas yang sebelumnya dianggap mustahil.
Usia Bukan Penghalang Ketajaman
Di usia 37 tahun, Lewandowski masih menjadi andalan utama lini depan Barcelona. Pengalamannya, ketenangan dalam penyelesaian akhir, serta kemampuan membaca permainan membuatnya tetap efektif di level tertinggi.
Jika Barcelona mampu melaju jauh di berbagai kompetisi dan Lewandowski terus mendapat suplai bola yang memadai, peluang untuk menambah pundi-pundi gol tetap terbuka. Meski target 20 gol tambahan di paruh kedua musim tergolong berat, setidaknya mendekati rekor para legenda tersebut masih sangat realistis.
Keberadaan Lewandowski juga memberi dampak besar bagi para pemain muda Barcelona, baik di dalam maupun luar lapangan, sebagai contoh profesionalisme dan mentalitas juara.
Jejak Sejarah yang Terus Bertambah
Setiap gol yang dicetak Lewandowski kini memiliki makna ganda. Selain membantu Barcelona meraih kemenangan dan menjaga posisi di puncak klasemen Liga Spanyol 2025/2026, gol-gol tersebut juga mempertebal jejak namanya dalam sejarah klub.
Dengan hanya terpaut 10 gol dari daftar elite, Robert Lewandowski berada di ambang pencapaian besar. Jika konsistensi ini berlanjut, bukan tidak mungkin namanya akan semakin kokoh sejajar dengan para legenda terbesar yang pernah mengenakan seragam Blaugrana.