JAKARTA - Musim hujan seringkali meningkatkan risiko penyakit karena perubahan suhu yang mendadak, kelembapan tinggi, dan paparan kuman lebih besar.
Untuk menjaga daya tahan tubuh, masyarakat kerap mengandalkan cara alami dengan mengonsumsi air rebusan kunyit, temulawak, dan meniran.
Ketiga tanaman herbal ini dikenal mengandung senyawa aktif yang mendukung sistem imun dan membantu tubuh tetap fit menghadapi cuaca dingin atau lembap.
Menurut dr. Danang Ardiyanto, MKM, dari UPF Pelayanan Kesehatan Tradisional Tawangmangu RSUP Dr. Sardjito, penggunaan tanaman herbal aman jika diolah dan dikonsumsi dengan tepat.
Kombinasi kunyit, temulawak, dan meniran memiliki efek antiinflamasi, antioksidan, dan imunomodulator yang bermanfaat menjaga daya tahan tubuh, khususnya saat musim hujan.
Perubahan suhu dan kelembapan tinggi di musim hujan membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit seperti flu, batuk, diare, dan infeksi saluran pernapasan.
Selain itu, udara lembap juga bisa memicu reaksi alergi dan peradangan, terutama pada orang dengan riwayat asma atau gangguan pernapasan. Oleh karena itu, menjaga sistem imun tetap optimal sangat penting agar tubuh tidak mudah jatuh sakit.
Manfaat Kunyit, Temulawak, dan Meniran
Kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif yang berfungsi sebagai antiinflamasi dan antioksidan kuat. Kurkumin membantu mengurangi peradangan dan mendukung sel imun dalam melawan patogen penyebab penyakit.
Temulawak dikenal baik untuk kesehatan hati. Kandungan xanthorrhizol dan minyak atsirinya membantu detoksifikasi tubuh, sehingga racun dapat dikeluarkan secara optimal. Fungsi hati yang sehat berpengaruh besar terhadap daya tahan tubuh secara keseluruhan.
Meniran berperan sebagai imunostimulan alami, merangsang aktivitas sel imun seperti limfosit dan makrofag, serta memiliki sifat antivirus dan antioksidan. Meniran sering digunakan untuk meningkatkan respons imun, terutama pada kondisi tubuh yang mudah lelah atau sedang pemulihan.
Cara Membuat Air Rebusan Herbal
Siapkan bahan: 1 ruas kunyit segar, 1 ruas temulawak segar, 1 genggam meniran segar atau 10–15 gram meniran kering, dan 600 ml air.
Cuci bersih kunyit, temulawak, dan meniran hingga bebas kotoran.
Iris tipis kunyit dan temulawak agar zat aktifnya mudah larut saat direbus.
Masukkan semua bahan ke dalam panci berisi air.
Rebus dengan api kecil hingga air tersisa sekitar 300 ml.
Saring air rebusan untuk memisahkan ampas dari cairan.
Konsumsi selagi hangat, satu kali sehari, terutama saat cuaca dingin atau tubuh terasa kurang fit.
Tips Konsumsi dan Dukungan Gaya Hidup Sehat
Konsumsi herbal tetap perlu dibatasi dan tidak dijadikan pengganti pengobatan medis.
Bagi penderita penyakit tertentu, ibu hamil, atau yang sedang mengonsumsi obat rutin, konsultasikan dulu dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi herbal.
Selain mengonsumsi air rebusan herbal, pola hidup sehat seperti makan bergizi, tidur cukup, olahraga ringan, dan menjaga kebersihan lingkungan tetap penting untuk menjaga daya tahan tubuh.
Kombinasi herbal dan gaya hidup sehat akan membantu tubuh lebih siap menghadapi risiko penyakit musiman, menjaga energi, dan mendukung kesehatan jangka panjang.
Dengan cara pembuatan yang tepat dan konsumsi bijak, air rebusan kunyit, temulawak, dan meniran bisa menjadi pendukung sistem imun yang efektif selama musim hujan. Manfaat dari ketiga tanaman herbal ini tidak hanya membantu mencegah penyakit, tetapi juga mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan dengan pendekatan alami dan aman.