JAKARTA - Atmosfer sepak bola nasional kembali memanas setelah agenda resmi FIFA Series 2026 diumumkan.
Turnamen dua tahunan ini akan menghadirkan pertandingan internasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 27 dan 30 Maret 2026. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah untuk satu grup yang dihuni Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts dan Nevis.
Penunjukan Jakarta sebagai lokasi pertandingan menjadi momentum penting bagi perkembangan sepak bola nasional. Selain memberikan kesempatan kepada suporter menyaksikan laga internasional secara langsung, ajang ini juga menjadi panggung uji kualitas skuad Garuda menghadapi lawan lintas konfederasi.
FIFA Series sendiri pertama kali diperkenalkan pada 2024 sebagai ajang persahabatan lintas konfederasi dengan format mini turnamen. Pada edisi 2026, sebanyak 48 negara berpartisipasi dan terbagi dalam 12 grup yang digelar pada jendela internasional Maret dan April.
Berikut jadwal lengkap dan rincian pertandingan yang akan berlangsung di Jakarta.
Indonesia Hadapi Saint Kitts dan Nevis di Laga Pembuka
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts dan Nevis pada Jumat, 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB. Laga tersebut akan menjadi pertandingan pembuka bagi skuad Garuda dalam turnamen dua tahunan ini.
Pertandingan malam hari itu diprediksi menyedot perhatian besar publik. Selain faktor tuan rumah, laga ini menjadi tolok ukur kesiapan Indonesia menghadapi kompetisi internasional dalam format singkat. Dengan hanya dua pertandingan maksimal yang tersedia—semifinal dan final atau perebutan tempat ketiga—setiap tim dituntut tampil efektif sejak menit awal.
Saint Kitts dan Nevis sendiri merupakan wakil dari kawasan Karibia yang kerap menampilkan gaya permainan cepat dan eksplosif. Indonesia perlu memanfaatkan dukungan suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk mengamankan kemenangan dan membuka peluang melaju ke final.
Bulgaria dan Kepulauan Solomon Saling Jegal
Pada hari yang sama, Bulgaria akan bertemu Kepulauan Solomon pukul 15.30 WIB. Pertandingan sore tersebut menjadi laga pembuka rangkaian FIFA Series 2026 di Jakarta.
Bulgaria dikenal sebagai tim Eropa dengan tradisi sepak bola panjang, sementara Kepulauan Solomon mewakili zona Oseania yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Pertemuan dua gaya berbeda ini diprediksi berlangsung menarik.
Hasil dari pertandingan ini akan menentukan siapa yang menjadi calon lawan Indonesia jika skuad Garuda berhasil meraih kemenangan di laga malam. Format kompetisi yang langsung mempertemukan pemenang di partai final membuat setiap laga bernilai sangat strategis.
Format Mini Turnamen Dua Hari Penentuan
Pemenang dari masing-masing laga akan melaju ke partai final yang digelar Senin, 30 Maret 2026 pukul 20.00 WIB. Seperti dilansir dari Antara, sementara dua tim yang kalah akan saling berhadapan dalam laga perebutan tempat ketiga pada hari yang sama pukul 15.30 WIB.
Format ini menghadirkan efisiensi sekaligus intensitas tinggi. Hanya dalam dua tanggal pertandingan, posisi juara hingga peringkat ketiga akan ditentukan. Setiap tim memiliki peluang memainkan dua pertandingan, tergantung hasil laga pertama.
Dengan jadwal yang padat, aspek kebugaran pemain menjadi faktor penting. Rotasi skuad dan strategi pemulihan akan sangat menentukan performa pada laga kedua. Tim yang mampu menjaga konsistensi permainan dan stamina berpeluang besar membawa pulang trofi mini turnamen.
Jadwal Lengkap FIFA Series 2026 di Jakarta
Jumat, 27 Maret 2026
Bulgaria vs Kepulauan Solomon (15.30 WIB)
Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis (20.00 WIB)
Senin, 30 Maret 2026
Perebutan tempat ketiga (15.30 WIB)
Final (20.00 WIB)
Rangkaian pertandingan tersebut akan menjadi sorotan pecinta sepak bola nasional maupun internasional. Stadion Utama Gelora Bung Karno dipastikan kembali menjadi pusat perhatian dengan atmosfer khas dukungan suporter Indonesia.
Momentum Penting bagi Sepak Bola Indonesia
Turnamen ini bukan sekadar laga persahabatan biasa. FIFA Series 2026 menghadirkan format kompetitif yang memberi pengalaman berharga menghadapi lawan dari konfederasi berbeda. Bagi Indonesia, kesempatan menjadi tuan rumah tentu membawa keuntungan tersendiri.
Dukungan publik, adaptasi cuaca, hingga familiaritas dengan lapangan menjadi modal penting bagi tim. Namun di sisi lain, status tuan rumah juga membawa ekspektasi tinggi untuk tampil maksimal.
Ajang ini juga menjadi bagian dari strategi global FIFA dalam memperluas kesempatan bertanding antarnegara di luar kalender resmi kualifikasi atau turnamen besar. Dengan 48 negara berpartisipasi dan terbagi dalam 12 grup, FIFA Series memberikan ruang lebih luas bagi tim-tim untuk meningkatkan pengalaman internasional.
Bagi Indonesia, laga melawan Saint Kitts dan Nevis menjadi titik awal. Kemenangan akan membuka jalan menuju partai final yang digelar 30 Maret 2026 pukul 20.00 WIB.
Jika gagal, masih ada peluang mengakhiri turnamen dengan kemenangan di laga perebutan tempat ketiga pukul 15.30 WIB pada hari yang sama.
Semua mata kini tertuju pada Maret 2026. Stadion Utama Gelora Bung Karno kembali menjadi saksi pertemuan lintas benua dalam format singkat namun sarat gengsi. Dengan jadwal yang telah dirilis resmi, publik sepak bola Indonesia dapat mulai menghitung hari menuju rangkaian pertandingan internasional yang dinanti.